MATERI IPA KELAS 4 SEMESTER 1

MATHEUS INNUGROHO SUHARWANTO, S.Pd

BAB 4

DAUR HIDUP HEWAN

Isilah titik – titik di bawah ini dengan jawaban yang paling benar!

  1. Tahap perubahan yang dialami makhluk hidup selama hidupnya disebut daur hidup.
  2. Tahap perubahan bentuk yang sangat berbeda yang dialami hewan sejak menetas sampai menjadi hewan dewasa disebut metamorfosis.
  3. Ayam menghasilkan anak dengan cara bertelur.
  4. Ayam mengerami telurnya agar dapat menetas selama 21 hari.
  5. Ayam betina menjadi seperti induk betina.
  6. Ayam jantan menjadi seperti ayam jago dewasa.
  7. Ayam berkembang biak dengan cara bertelur.
  8. Kucing berkembang biak dengan cara  beranak.
  9. Kucing dewasa mengalami masa mengandung  selama kira – kira tiga bulan.
  10. Anak kucing  baru dapat memakan makanan lain setelah umurnya lebih dari sebulan.
  11. Kanguru banyak hidup di benua Australia.
  12. Beberapa jenis kanguru juga hidup di Papua ( Irian Jaya ).
  13. Kanguru berkembang biak dengan cara beranak.
  14. Kanguru mengandung kira – kira hanya sebulan.
  15. Anak kanguru yang baru lahir merambat perlahan ke kantong induknya di depan perut.
  16. Anak kanguru menuju ke kantong induknya untuk meyusui sampai berbulan – bulan.
  17. Anak kanguru keluar dari kantong induknya ketika tubuhnya cukup besar.
  18. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kupu – kupu, lalat, nyamuk, katak.
  19. Contoh hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna adalah kecoak ( lipas ) dan belalang.
  20. Metamorfosis sempurna dialami hewan yang saat lahir berbeda sekali bentuknya dengan hewan dewasa.
  21. Metamorfosis tidak sempurna dialami hewan yang saat lahir tidak terlalu berbeda bentuknya dengan hewan dewasa.
  22. Daur hidup kupu – kupu dimulai dari telur.
  23. Telur kupu – kupu biasanya berada pada permukaan daun.
  24. Telur kupu – kupu menetas menjadi ulat.
  25. Ulat mempertahankan hidupnya dengan cara makan dedaunan.
  26. Ulat membentuk / membuat sarangnya dari air liurnya.
  27. Keadaan ulat yang terbungkus dalam sarang benang disebut kepompong / pupa.
  28. Selama masa kepompong, ulat berubah menjadi kupu – kupu .
  29. Kupu – kupu hidup dengan memakan nektar ( madu ) yang berada di dasar bunga.
  30. Kupu – kupu dewasa berkembang biak dengan cara bertelur.
  31. Daur hidup kupu – kupu adalah telur – ulat – kepompong – kupu – kupu.
  32. Daur hidup nyamuk dimulai dari telur.
  33. Telur nyamuk berada di air.
  34. Telur nyamuk menetas menjadi jentik – jentik / tempayak.
  35. Jentik – jentik hidup dengan cara berenang di air.
  36. Jentik – jentik mendapatkan makanan di air.
  37. Jentik – jentik tumbuh dan berubah menjadi pupa.
  38. Pupa tidak bergerak, pupa dapat berpindah karena gerakan – gerakan air.
  39. Pupa berubah menjadi nyamuk.
  40. Nyamuk dewasa akan kembali ke air untuk bertelur.
  41. Beberapa jenis nyamuk meletakkan telurnya di air kotor.
  42. Beberapa jenis nyamuk meletakkan telurnya di air jernih.
  43. Daur hidup nyamuk adalah telur – jentik – jentik – pupa – nyamuk.
  44. Daur hidup lalat dimulai dari telur.
  45. Telur lalat biasanya berada di tempat – tempat yang kotor.
  46. Telur lalat biasanya di atas timbunan sampah dan kotoran.
  47. Telur lalat menetas menjadi belatung.
  48. Bentuk belatung seperti cacing kecil.
  49. Belatung bergerak dan merayap mencari makanannya.
  50. Belatung paling banyak berada di tempat yang kotor dan bau.
  51. Belatung tumbuh dan berubah menjadi pupa.
  52. Pupa tidak bergerak, pupa menempel di tempat kotor.
  53. Setelah beberapa hari, pupa berubah menjadi lalat.
  54. Lalat terbang dan mencari makan di tempat kotor.
  55. Lalat dewasa bertelur di tempat – tempat kotor.
  56. Daur hidup lalat adalah telur – belatung – pupa – lalat.
  57. Daur hidup kecoak ( lipas ) dimulai dari telur.
  58. Telur kecoak menetas menjadi lipas muda.
  59. Bentuk kecoak muda mirip dengan kecoak dewasa / lipas dewasa.
  60. Kecoak muda tumbuh dan berubah menjadi  kecoak dewasa / lipas dewasa.
  61. Perubahan kecoak disebut metamorfosis tidak sempurna ( tidak lengkap ) karena kecoak tidak melalui tahap pupa.
  62. Kecoak dewasa memiliki sayap.
  63. Kecoak dewasa dapat terbang.
  64. Kecoak dewasa bertelur di air kotor / tempat kotor.
  65. Daur hidup kecoak adalah telur – kecoak muda – kecoak dewasa.
  66. Satu – satunya hewan bukan serangga yang mengalami metamorfosis adalah katak.
  67. Katak merupakan hewan amphibi / amfibi.
  68. Hewan amfibi adalah hewan yang dapat hidup di air dan di darat.
  69. Daur hidup katak dimulai dari telur.
  70. Telur katak berada di air.
  71. Telur katak menetas menjadi kecebong / berudu.
  72. Bentuk kecebong seperti ikan teri.
  73. Kecebong hidup dan tumbuh dalam air.
  74. Kecebong bernafas menggunakan insang.
  75. Pada  kecebong tumbuh sepasang kaki belakang dan disusul sepasang kaki depan.
  76. Kecebong berubah menjadi katak berekor.
  77. Katak berekor tumbuh dan berubah menjadi katak muda.
  78. Katak muda berubah menjadi katak dewasa yang tidak berekor.
  79. Katak dewasa bernafas dengan paru – paru dan kulit.
  80. Katak dewasa dapat hidup di dalam air dan di darat.
  81. Katak dewasa bertelur di air.
  82. Daur hidup katak adalah telur – kecebong – katak muda – katak dewasa.
  83. Cara – cara memelihara hewan dengan benar adalah
    1. Memberi makanan yang sehat.
    2. Menjaga kebersihan tubuh hewan.
    3. Membuat kandang hewan yang bersih.
  84. Flu burung menyerang berbagai jenis burung, ayam, bebek.
  85. Antraks menyerang hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba.
  86. Penyakit yang menyerang hewan dapat ditularkan ke manusia melalui kotoran hewan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: