MATERI MATEMATIKA KELAS 5

Mei 28, 2012

MATERI PELAJARAN PKn KELAS 5 SEMESTER 1 MILIK MATHEUS INNUGROHO SUHARWANTO, S.Pd

Mei 28, 2012

MATHEUS INNUGROHO SUHARWANTO, S.Pd

BAB 1

NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

1.         Negara Indonesia terletak pada posisi silang yaitu :

1.         Diantara dua benua yaitu :  Benua Asia dan Benua Australia.

2.         Diantara dua samudera yaitu :  Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

2.         Letak negara Indonesia sangat strategis karena  :   terletak di posisi silang.

3.         Letak Indonesia yang strategis menyebabkan  :

1.         Negara Indonesia mudah mendapat pengaruh baik yang positif   ataupun yang negatif.

2.         Negara Indonesia menjadi jalur lalu lintas dunia.

3.         Mendapat pengaruh budaya dari negara lain.

4.         Keuntungan letak negara Indonesia yang strategis adalah :

1.         Masyarakat Indonesia sangat toleran pada perubahan budaya dan agama.

2.         Masyarakat Indonesia sangat sejahtera jika mau berusaha.

5.         Kita harus bangga sebagai :  bagian bangsa Indonesia.

6.         Rasa bangga dapat ditunjukkan dengan cara :

Berjuang dan bekerja sesuai kemampuan dan keahlian kita.

7.         Istilah negara pertama kali muncul pada zaman  :   renaissance di Eropa.

8.         Negara diartikan   :  suatu sistem tugas – tugas publik dan alat – alat perlengkapan yang teratur dalam suatu wilayah tertentu.

9.         Arti luas negara adalah   :  kesatuan sosial ( masyarakat ) yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama.

10.       Bentuk negara dibedakan menjadi 2 yaitu :

1.         Negara Kesatuan.

2.         Negara Serikat ( Negara Federasi ).

11.       Negara kesatuan adalah   :  negara yang penyelenggaraan pemerintahannya dilakukan oleh seorang pemerintah yang berada di pusat ( pemerintah pusat ).

12.       Wewenang pemerintah pusat antara lain   :

1.         Mengatur seluruh wilayahnya.

2.         Pembentukan daerah – daerah ( propinsi, kabupaten, kotamadya, dll ).

13.       Pelaksanaan pemerintahan negara dapat dilaksanakan dengan 2 cara yaitu   :

1.         Sistem sentralisasi.

2.         Sistem desentralisasi.

14.       Negara kesatuan dapat dibedakan 2 macam yaitu    :

1.         Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi.

2.         Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi.

15.       Bentuk negara dimana semua urusan negara diatur dan diurus oleh pemerintah pusat disebut    :   negara kesatuan dengan sistem sentralisasi.

16.       Bentuk negara dimana pemerintah pusat memberi kewenangan terhadap daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri berdasarkan kebutuhan dan potensi daerah masing – masing disebut    :    negara kesatuan dengan sistem desentralisasi.

17.       Sifat – sifat / ciri – ciri negara kesatuan    :

1.         Negara memiliki kedaulatan ke dalam atau ke luar yang dipegang oleh pemerintah             pusat.

2.         Pemerintah pusat dipimpin oleh kepala negara.

3.         Memiliki satu lembaga perwakilan rakyat ( DPR ).

4.         Hanya ada satu kebijakan yang menyangkut persoalan politik, ekonomi,      peradilan, agama, serta pertahanan dan keamanan.

18.       Negara serikat disebut juga   :   negara federasi.

19.       Negara yang terdiri dari beberapa negara bagian yang membentuk kesatuan di mana setiap negara bagian memiliki kebebasan dalam mengatur urusan dalam negerinya masing – masing disebut   :   negara serikat.

20.       Contoh negara serikat   :   Amerika Serikat, Australia, India, Jerman, Malaysia, Swiss.

21.       Ciri – ciri negara serikat antara lain   :

1.         Negara bagian tidak berdaulat, tapi kekuasaan asli tetap pada negara bagian.

2.         Kepala negara dipilih oleh rakyat dan bertanggung jawab kepada rakyat.

3.         Tiap kepala negara bagian berwenang membuat UUD sendiri selama tidak bertentangan dengan pemerintah pusat.

4.         Kepala negara  mempunyai hak veto ( pembatalan  putusan ) yang diajukan oleh     parlemen ( senat dan kongres ).

5.         Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan dari negara – negara bagian.

22.       Negara kesatuan adalah   :  negara merdeka yang pemerintahannya diatur oleh  pemerintah pusat.

23.       Suatu bentuk  negara yang terdiri dari gabungan negara bagian disebut   :   negara federasi.

24.       Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik terdapat di   :  Pasal 1 Ayat 1 UUD 1945.

25.       Beberapa bentuk negara yang pernah digunakan di Indonesia sebagai berikut    :

1.         Bentuk negara kesatuan ( 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949 ).

2.         Bentuk negara serikat ( 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950 ).

3.         Bentuk negara kesatuan ( 17 Agustus 1950 – sekarang ).

26.       Republik berasal dari kata     :    res dan publika.

Res yang artinya  :   kepentingan.

Publika yang artinya   :   umum.

27.       Republik artinya    :   kepentingan umum.

28.       Pemerintahan republik artinya    :   suatu pemerintahan yang dipimpin oleh seorang presiden untuk masa jabatan tertentu.

29.       Pemerintahan republik dalam pelaksanaannya dibedakan 3 macam yaitu   :

1.         Republik Absolut.

2.         Republik Konstitusional.

3.         Republik Parlementer.

30.       Republik Absolut adalah    :    pemerintah atau presiden yang bersifat diktator ( sewenang – wenang ) dan tanpa ada pembatasan kekuasaannya.

31.       Republik Konstitusional adalah  :  kekuasaan presiden dibatasi oleh konstitusi dan peraturan perundang – undangan.

32.       Republik Parlementer adalah  : presiden sebagai kepala negara karena fungsi pemerintahan berada di tangan perdana menteri.

33.       Dalam sistem pemerintahan republik konstitusional    :   presiden sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan.

34.       Dalam sistem republik konstitusional saat melaksanakan pemerintahannya, presiden diawasi secara langsung oleh   :   parlemen  ( Dewan Perwakilan Rakyat ).

35.       Dalam sistem republik parlementer, perdana menteri bertanggung jawab kepada   :  parlemen.

36.       Dalam sistem parlementer  :    kekuasaan legislatif ( pembuat undang – undang ) lebih tinggi daripada kekuasaan eksekutif ( yang menjalankan undang – undang ).

37.       Dalam sistem republik absolut, pemerintah mengabaikan   :   fungsi parlemen ( dewan perwakilan rakyat ).

38.       Dalam sistem republik absolut, penguasa mengabaikan   :       konstitusi dan peraturan perundang – undangan.

39.       Sistem pemerintahan dibedakan menjadi 2 macam yaitu   :

1.         Sistem pemerintahan parlementer.

2.         Sistem pemerintahan presidesiil.

40.       Dalam sistem pemerintahan parlementer, para menteri     :    diangkat dan diberhentikan oleh parlemen, oleh karena itu menteri bertanggungjaawab kepada parlemen.

41.       Dalam sistem pemerintahan parlementer, para menteri dipimpin oleh     :    seorang perdana menteri yang bertugas sebagai kepala pemerintahan.

42.       Dalam sistem pemerintahan presidensiil, para menteri   :  diangkat dan diberhentikan oleh presiden.

43.       Dalam sistem pemerintahan presidensiil, para menteri   :  tidak bertanggungjawab kepada parlemen akan tetapi bertanggungjawab kepada presiden.

44.       Dalam sistem presidensiil, para menteri merupakan  :  pembantu presiden dalam menjalankan pemerintahan.

45.       Dalam sistem presidensiil, presiden berfungsi sebagai    :   kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

46.       Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah    :   negara yang wilayahnya membentang dari kota Sabang sampai kota Merauke.

47.       Indonesia disebut Negara Kepulauan karena   :   terdiri atas banyak pulau besar dan kecil.

48.       Indonesia terletak pada garis astronomis yaitu    :

1.         6° Lintang Utara – 11° Lintang Selatan.

2.         95° Bujur Timur – 145° Bujur Timur.

49.       Letak geografis Indonesia adalah    :

1.         Diantara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia.

2.         Diantara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

50.       Melihat garis astronomis maka Indonesia terletak di   :  daerah yang beriklim tropis          ( karena berada di garis khatulistiwa ).

51.       Pengaruh positif  IPTEK ( ilmu pengetahuan dan teknologi ) bagi bangsa Indonesia adalah  :  mendukung perkembangan dan memperlancar pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

52.       Pengaruh negatif letak geografis bagi bangsa dan negara Indonesia adalah    :   pengaruh asing akan mudah masuk ke Indonesia.

53.       Contoh pengaruh asing yang mudah masuk ke Indonesia adalah    :

1.         Faham liberalisme.

2.         Faham komunisme.

3.         Faham materialisme dan hedonisme.

54.       Batas wilayah Indonesia antara lain  :

Batas utara      :     Malaysia Timur.

Batas selatan   :     Australia.

Batas timur      :     Papua Nugini, Timor Leste.

Batas barat      :     India, Samudera Hindia.

55.       Batas wilayah udara Indonesia adalah   :   36.000 km yang terdiri dari ruang udara dan antariksa ( orbit geostasioner ).

56.       Ketentuan Pokok Pertahanan dan Keamanan Negara terdapat dalam    :    Undang – Undang No. 20 Tahun 1982.

57.       Pada awalnya wilayah teritorial Indonesia berjarak  :  3 mil mengelilingi masing – masing pulau di Indonesia.

58.       Deklarasi Juanda dilakukan pada tanggal   :   13 Desember 1957.

59.       Deklarasi Juanda berisi tentang   :      batas teritorial Indonesia menjadi 12 mil dihitung dari titik – titik pulau – pulau terluar pada saat air laut surut.

60.       Kepanjangan ZEE adalah    :   Zona ekonomi Eksklusif.

61.       Penetapan ZEE dilakukan pada tanggal     :   21 Maret 1980.

62.       Batas Zona Ekonomi Eksklusif adalah    :   sepanjang 200 mil diukur dari garis pantai terluar ketika air laut surut.

63.       Pengumuman ZEE disahkan dengan   :   Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1983.

64.       Undang – Undang Republik Indonesia No. 5 Tahun 1983 disahkan pada tanggal    :   18 November 1983.

65.       Sehingga wilayah laut Indonesia adalah     :   200 mil dari pantai saat air laut surut.

66.       Deklarasi Juanda dilakukan dalam kegiatan   :  Forum Konferensi Hukum Laut Internasional.

67.       Lambang negara republik Indonesia adalah    :   burung Garuda.

68.       Ciri – ciri Burung Garuda    :

1.         Kepala selalu menoleh ke kanan.

2.         Jumlah bulu sayap adalah tujuh belas.

3.         Jumlah bulu ekornya delapan.

4.         Jumlah bulu lehernya empat puluh lima.

5.         Di dada burung Garuda terdapat perisai.

6.         Kaki burung Garuda mencengkeram sebuah pita yang bertuliskan semboyan           Bangsa Indonesia.

69.       Arti kepala selalu menoleh ke kanan adalah     :   Negara Kesatuan Republik Indonesia selalu membela kebenaran dan keadilan.

70.       Arti jumlah bulu sayapnya tujuh belas adalah   :  simbol tanggal  kemerdekaan Indonesia.

71.       Arti jumlah bulu ekornya ( delapan ) adalah  :  simbol bulan kemerdekaan Indonesia.

72.       Arti jumlah bulu lehernya ( empat puluh lima ) adalah    :   simbol tahun kemerdekaan Indonesia.

73.       Di dada burung Garuda terdapat perisai yang menggambarkan     :   simbol – simbol dasar negara Pancasila.

74.       Semboyan bangsa Indonesia adalah    :   Bhinneka Tunggal Ika.

75.       Arti Bhinneka Tunggal Ika adalah     :    berbeda – beda tetapi tetap satu.

76.       Bendera negara Indonesia adalah     :    merah putih.

77.       Makna warna merah berarti    :    berani.

78.       Makna warna putih berarti      :    suci.

79.       Bunyi UUD 1945 Pasal 35 adalah     :    Bendera negara Indonesia adalah Sang Merah Putih.

80.       Dasar negara Indonesia adalah    :   Pancasila.

81.       Pancasila disahkan oleh    :   Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( PPKI ).

82.       Pancasila disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal    :   18 Agustus 1945.

83.       Pancasila sebagai   :

1.         Dasar negara Republik Indonesia.

2.         Pandangan hidup bangsa Indonesia.

3.         Ideologi Bangsa Indonesia.

4.         Perjanjian luhur Bangsa Indonesia.

84.       Nilai – nilai yang terkandung  dalam Pancasila berasal dari   :  kepribadian bangsa Indonesia.

85.       Bahasa merupakan   :   alat komunikasi langsung untuk berhubungan dengan orang lain.

86.       Alasan bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu karena    :    dengan menggunakan bahasa Indonesia kita dapat berbicara dengan orang lain yang berbeda suku bangsa.

87.       Bahasa persatuan adalah     :    bahasa Indonesia.

88.       Tujuan pembangunan nasional Indonesia adalah    :  menciptakan masyarakat yang adil dan makmur merata materiil dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan  Pancasila dan UUD 1945.

89.       Nasionalisme adalah  suatu faham tentang semangat cinta tanah air.

90.       Pasal 27 Ayat 3 UUD 1945 berbunyi   :   Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban dalam upaya pembelaan negara.

91.       Tujuan nasional  bangsa Indonesia terdapat dalam    :   Pembukaan UUD 1945 alinea 4.

92.       Usaha pembelaan negara dilakukan oleh    :

1.         Aparat pertahanan dan keamanan negara.

2.         Seluruh warga negara Indonesia.

93.       Tujuan hidup manusia yang utama adalah    :   mencapai kebahagiaan lahir batin di dunia dan akhirat.

94.       Tujuan membina kerukunan sesama manusia dalam kehidupan bermasyarakat adalah   :   tercipta suasana aman, tenteram, dan damai.

95.       Tantangan dan hambatan dalam membina kerukunan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara antara lain    :

1.         Keterbatasan komunikasi antara pemerintah dengan rakyat ( khususnya rakyat di   daerah terpencil ).

PERSIAPAN MENGIKUTI LOMBA KOLINTANG DI HOTEL VINI VIDI VICI SURABAYA

Mei 28, 2012

MOMENT FESTIVAL KOLINTANG DI HOTEL VINI VIDI VICI MINGGU, 27 MEI 2012

Mei 28, 2012
FESTIVAL KOLINTANG SURABAYA MEMPERINGATI HARI JADI KOTA SURABAYA

PERSIAPAN LOMBA TIWISADA DI KLINIK ABDI MULYA SABTU, 26 MEI 2012

Mei 28, 2012

AKTIFITAS EKSEBISI BASKET DI DBL

Mei 21, 2012
PUJI TUHAN, TERIMA KASIH TUHAN YESUS. SDK SANTA THERESIA 2 BERHASIL MENANG MELAWAN SD MERGIE. BERKATILAH PEMAIN BASKET SDK SANTA THERESIA 2 SEHINGGA MEREKA BERHASIL DENGAN GEMILANG. TERIMA KASIH TUHAN YESUS. AMIN

MATERI MATEMATIKA BAB 1 KELAS 4B

Mei 19, 2012

MATHEUS INNUGROHO SUHARWANTO, S.Pd

BAB I

OPERASI HITUNG BILANGAN

A.  MENGENAL SIFAT – SIFAT OPERASI HITUNG.

1.   SIFAT KOMUTATIF DALAM PENJUMLAHAN.

Contoh soal  :

1.   80 + 20 = 20 + 80

2.   320 + 150 = 150 + 320

3.   419 + 536 = 536 + 419

4.   510 + 391 = 391 + 510

5.   693 + 198 = 198 + 693

6.    189 + 375 = 375 + 189

7.   258 + 416 = n + 258,   n = 416

8.   632 + 547 = 547 + n,    n = 632.

Latihan 2.

  1. 480 + n = 113 + 480,  n = 113
  2. n + 231 = 231 + 87,  n = 87
  3. 76 + 141 = n + 76,  n = 141
  4. 59 + 88 = 88 + n,  n = 59
  5. 476 + 204 = n + 476,  n = 204
  6. 105 + 210 = 210 + n,  n = 105
  7. n + 152 = 152 + 110,  n = 110
  8. 114 + n = 123 + 114,  n = 123
  9. 402 + 113 = n + 402,  n = 113
  10. 218 + 181 = 181 + n,  n = 218

2.   SIFAT KOMUTATIF PADA PERKALIAN.

Contoh soal  :

a.         7 x 4 = 4 x 7

b.         8 x 6 = 6 x 8

c.         50 x 4 = 4 x 50

d.         30 x 7 = 7 x 30

e.         9 x 400 = 400 x 9

f.          8 x 41 = 41 x 8

g.         25 x = 5 x 25

h.         20 x11 = 11 x 20

i.          65 x 6 = 6 x 65

j.          9 x 15 = 15 x 9

  1. SIFAT ASOSIATIF PADA PENJUMLAHAN.

Contoh soal  :

  1. ( 400 + 200 ) + 65 = 400 + ( 200 + 65 )
  2. ( 25 + 150 ) + 28 = 25 + ( 150 + 28 )
  3. ( 120 + 85 ) + 35 = 120 + ( 85 + 35 )
  4. ( 60 + 145 ) + 75 = 60 + ( 145 + 75 )
  5. ( 135 + n ) + 56 = 135 + ( 65 + 56 ),    n= 65
  6. ( n + 78 ) + 42 = 52 + ( 78 + 42 ),  n = 52
  7. ( 48 + 110 ) + n = 48 + ( 110 + 120 ),  n = 120
  8. ( 20 + 140 ) + 58 = n + ( 140 + 58 ), n = 20
  9. ( 825 + 110 ) + 36 = 825 + ( n + 36 ),  n = 110
  10. ( 750 + 250 ) + 710 = 750 + ( 250 + n ) ,  n = 710

MATERI PKn BAB 2 KELAS 4B

Mei 19, 2012

MATHEUS INNUGROHO SUHARWANTO, S.Pd

PKn  BAB 2

MENGENAL SISTEM PEMERINTAHAN  KABUPATEN, KOTA, DAN PROPINSI

A.      Pemerintahan Kabupaten  /  Kota

Isilah titik – titik di bawah ini dengan jawaban yang paling benar!

  1. Setiap daerah dipimpin oleh kepala daerah
  2. Setiap kepala daerah dibantu oleh wakil kepala daerah
  3. Pemerintah kabupaten / kota adalah penyelenggara negara di tingkat Kabupaten /  kota
  4. Sebelum lahir UU No. 2 th 1999,  daerah Kabupaten / kota disebut  Daerah tingkat II
  5. Pemerintah kabupaten dipimpin oleh Seorang bupati
  6. Pemerintah kota dipimpin oleh walikota
  7. Kepala daerah dipilih oleh rakyat dan melalui Pilkada ( Pemilihan Kepala Daerah )
  8. Calon kepala daerah berasal dari Anggota partai politik
  9. Kepala daerah bertanggung jawab kepada rakyat melalui DPRD
  10. Perangkat daerah kabupaten / kota terdiri dari Sekretaris daerah, Dinas daerah, Lembaga teknis daerah, Kecamatan, Kelurahan
  11. Dalam menjalankan tugasnya bupati dibantu oleh Wakil bupati
  12. Sekretariat daerah dipimpin oleh Sekretaris daerah
  13. Sekretaris daerah bertanggung jawab kepada Kepala daerah
  14. Dalam penyusunan dan penetapan peraturan daerah ( PERDA ) bupati / walikota bekerjasama dengan DPRD kabupaten / kota
  15. Peraturan kepala daerah / keputusan kepala daerah tidak boleh bertentangan dengan : Kepentingan umum, Peraturan daerah ( perda ), Peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi
  16. Dalam penyelenggaraan pemerintah daerah kab/kota menggunakan azas Otonomi
  17. Otonomi daerah meliputi :  Memilih kepala daerah, Memungut pajak dan restribusi, Mendapatkan bagi hasil dari pengelolaan sumber daya alam
  18. Kewajiban pemerintah daerah dalam menyelenggarakan otonomi daerah  :  Melindungi masyarakat, Menjaga persatuan dan kesatuan, Menjaga kerukunan nasional dan keutuhan NKRI, Meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Mengembangkan kehidupan demokrasi, Mewujudkan keadilan dan pemerataan, Meningkatkan pelayanan dan pendidikan, Menyediakan fasilitas kesehatan
  19. Bupati dalam melaksanakan tugasnya selalu bermusyawarah dengan  Anggota Muspida ( Musyawarah Pimpinan Daerah )
  20. Anggota Muspida terdiri dari :  Komandan Distrik Militer ( Kodim ), Kepala Kepolisian Resort ( Kapolres ), Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ), Ketua Pengadilan Negeri
  21. Lembaga-lembaga lain yang ada di tingkat kab / kota :  Kepolisian Resort ( Polres ), Komandan Distrik Militer ( Kodim ), Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri
  22. Tugas Polres : Mengayomi masyarakat, Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari segala perbuatan yang merugikan
  23. Tugas Kodim : Menjaga keutuhan wilayah kabupaten / kota dari gangguan keamanan yang datang dari dalam maupun dari luar wilayah.
  24. Tugas Kejaksaan Negeri adalah Menuntut setiap orang yang dianggap melakukan pelanggaran hukum
  25. Tugas Pengadilan Negeri adalah Mengadili orang yang diduga melakukan perbuatan yang melanggar hukum
  26. Walikota hanya dipilih dalam   2 periode ( Maksimal )
  27. Beberapa kecamatan membentuk Kabupaten  /  kota
  28. Walikota Surabaya yang sekarang bernama Tri Rismaharini
  29. Wakil walikota Surabaya yang sekarang bernama Bambang Dwi Hartono, M.Pd

B.   Pemerintah Propinsi di Indonesia

Isilah titik – titik di bawah ini dengan jawaban yang paling benar!

  1. Wilayah propinsi dipimpin oleh Seorang Gubernur
  2. Gubernur Jawa Timur sekarang ini bernama   Dr Soekarwo
  3. Wakil gubernur Jawa Timur sekarang ini bernama  Syaifullah Yusuf
  4. Dalam menjalankan tugasnya, gubernur dibantu oleh :  Wakil gubernur, Sekretaris daerah, Kepala lembaga teknis daerah propinsi
  5. Gubernur dipilih langsung :  oleh rakyat, melalui Pilkada
  6. Calon gubernur terpilih dilantik oleh Menteri dalam negeri
  7. Gubernur bertanggung jawab kepada Rakyat melalui DPRD
  8. Gubernur memegang jabatan selama 5 tahun
  9. Pemerintah propinsi menganut asas otonomi dan perbantuan
  10. Pemerintah propinsi tidak berhak mengatur tentang :  Bidang Politik luar negeri, Bidang pertahanan dan keamanan, Bidang peradilan, Bidang moneter dan fiscal, Bidang agama
  11. Tugas dan wewenang pemerintah daerah :  Memimpin penyelenggaraan kepala daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD, Mengajukan rancangan APBD, Menetapkan peraturan daerah yang disetujui DPRD, Mengajukan rancangan peraturan daerah, Mengupayakan terlaksananya kewajiban daerah
  12. Tugas wakil kepala daerah : Mengkoordinasikan kegiatan institusi vertikal di daerah, Mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan, Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan, Memberi saran dan pertimbangan
  13. Kewajiban gubernur antara lain :  Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945, Mempertahankan dan memelihara keutuhan NKRI, Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat, Melaksanakan kehidupan demokrasi
    1. Lembaga-lembaga lain yang ada di tingkat propinsi :  Kepolisian Daerah ( Polda ), Komando Daerah Militer (  Kodam ), Kejaksaan Tinggi, Pengadilan Tinggi

     

C.         Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)

Isilah titik – titik di bawah ini dengan jawaban yang paling benar!

  1. DPRD adalah Suatu perwakilan rakyat yang berkedudukan di daerah, baik propinsi maupun kabupaten atau kota
  2. Anggotanya adalah Wakil-wakil rakyat yang berasal dari partai – partai politik yang dipilih melalui proses pemilihan umum
  3. Anggota DPRD propinsi berjumlah :  Minimal 35 orang, Maksimal 100 orang
  4. Tugas dan wewenang DPRD antara lain : Bersama gubernur membuat PERDA            (Peraturan Daerah), Membahas dan menyepakati RAPBD, Mengawasi pelaksanaan peraturan, Mengusulkan pemberhentian kepala daerah
  5. Hak DPRD :  Hak interpelasi yaitu hak meminta keterangan kepada kepala daerah, Hak angket yaitu hak untuk melakukan penyelidikan terhadap kebijakan kepala daerah, Hak menyatakan pendapat yaitu hak untuk menyatakan pendapat terhadap kebijakan kepala daerah mengenai kejadian luar biasa
  6. Kewajiban DPRD :  Mengamalkan dan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 dan semua peraturan yang berlaku, Menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
  7. Singkatan-singkatan :
  • APBD       :     Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
  • DPRD       :     Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
  • Sekda        :     Sekretaris Daerah
  • Perda        :     Peraturan Daerah
  • NKRI       :     Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • RAPBD    :     Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

AKTIFITAS MISA SDK SANTA THERESIA 2 BULAN MEI 2012

Mei 16, 2012
TUHAN BERKATILAH SEKOLAH SDK SANTA THERESIA 2 SURABAYA AGAR MENJADI SEKOLAH YANG MODERN DAN MAJU.

TUHAN BERKATILAH SISWA – SISWI SDK SANTA THERESIA 2 AGAR MEREKA BERHASIL. AMIN

LAPORAN PENGEMBANGAN KURIKULUM SEMESTER I SDK SANTA THERESIA 2 TAHUN 2011

Mei 15, 2012

KATA PENGANTAR

Kami mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kesempatan yang terindah untuk dapat melaksanakan kegiatan pengembangan kurikulum yang merupakan salah satu program dari SDK Santa Theresia 2 yang telah tersusun di dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja periode tahun pelajaran 2011 – 2012.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Yayasan Yohanes Gabriel Perwakilan 2 yang telah memberikan support dana dan saran masukan demi keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengembangan kurikulum semester 1 tahun pelajaran 2011 – 2012.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada semua pihak yang dengan tangan terbuka berkenan menerima kedatangan kami dalam melaksanakan kegiatan pengembangan kurikulum sehingga anak – anak didik kami dapat melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik.

Kami mengucapkan terima kasih kepada guru – guru yang dengan penuh kesabaran dan ketelatenan menangani anak didik sehingga anak didik dapat mengikuti pengembangan kerikulum dengan rasa gembira dan sukacita.

Kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid yang berkenan dan mendukung kegiatan pengembangan kurikulum yang dilaksanakan oleh pihak sekolah dan juga kerjasama orang tua murid dengan pihak sekolah.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa mengaruniakan kebijasanaan dan berkatNya sehingga seluruh program sekolah SDK Santa Theresia 2 dapat terlaksana dengan baik.

Surabaya, 31 Oktober  2011

Matheus Innugroho Suharwanto, S.Pd


BAB I

PENDAHULUAN

Pengembangan kurikulum adalah suatu kegiatan pembelajaran bagi siswwa yang dilaksanakan diluar kelas, dimana siswa diajak untuk melihat secara langsung. Untuk menunjang kegiatan pengembangan kurikulum tersebut maka kami SDK Santa Theresia 2 mengajak siswa – siswi untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

I.1.       LATAR BELAKANG

  1. Program Kerja Tahunan SDK Santa Theresia 2 Tahun Pelajaran 2011 / 2012.
  2. Rencana Anggaran Pemasukan Belanja Sekolah ( RAPBS ) SDK Santa Theresia 2 Tahun Pelajaran 2011 / 2012.
  3. Hasil Rapat Kerja Kepala Sekolah Se – Yayasan Yohanes Gabriel Perwakilan 2.
  4. Hasil Rapat Kerja Dewan Guru SDK Santa Theresia 2.

I.2.       TUJUAN

Kegiatan pengembangan kurikulum ini dilaksanakan dengan tujuan :

1.         Merupakan sarana promosi sekolah.

2.         Menjalin relasi / kerjasama dengan lembaga – lembaga lain.

3.         Memberi kesempatan kepada siswa – siswi untuk mengadakan kunjungan ke tempat  – tempat yang dapat dipakai sebagai sarana belajar.

4.         Mengembangkan kemampuan belajar siswa – siswi di luar sekolah.

5.         Mengadakan model pembelajaran terpadu yang diadakan di luar sekolah.

Untuk pelaksanaan kegiatan pengembangan kurikulum yang akan dilaksanakan SDK Santa Theresia 2 maka kami juga telah mengaturnya sebagai berikut  :

NO

KELAS

TUJUAN

PELAKSANAAN

BIDANG STUDI

1

I A + B55 Siswa

4 GuruBONETGRAMEDIA

BASUKI RAKMATSENIN, 17 OKTOBER 2011IPS           PASAR

2

II A + B65 Siswa

 

4 GuruKEBUN BINATANGSELASA, 18 OKTOBER 2011IPA            MAKHLUK HIDUP

3

III A + B58 Siswa

 

4 GuruGRAMEDIA BONETRABU, 19 OKTOBER 2011IPS            JUAL BELI

4

IV A + B61 Siswa

 

4 GuruPLANETARIUMKAMIS, 20 OKTOBER 2011IPA            BENDA – BENDA LANGIT

5

V A + B77 Siswa

 

4 Guru

1 KEP SEKMUSEUM TROWULANJUMAT, 21 OKTOBER 2011IPS            SEJARAH HINDU, BUDDHA

6

VI A + B86 Siswa

 

4 Guru

1 KEP SEK.KAMPUNG KID’SSABTU, 22 OKTOBER 2011IPS           PENGOLAHAN LAHA

BAB II

KEGIATAN

2.1       Kegiatan

A.  Pengembangan Kurikulum Kelas 1

  • Jumlah siswa kelas 1 ada 55 siswa.
  • Guru pendamping ada 4 guru.
  • Tujuan pelaksanaan :   Bonet, Gramedia di Jl. Basuki Rakmat Surabaya
  • Pelaksanaan  :  Senin, 17 Oktober 2011
  • Pelaksaan sesuai pelajaran IPS tentang PASAR
  • Kegiatan yang dilaksanakan antara lain  :
  1. Pengarahan dari petugas di Bonet, dilanjutkan anak-anak diberi kesempatan untuk berbelanja dan membayar di kasa
  2. Pelaksanaan di MONKASEL, anak-anak diberi pengarahan kemudian dibagi menjadi dua. Kelas 1B berkeliling di dalam Kapal Selam dan kelas 1A menonton film perjuangan.
  3. Sebagai bukti pelaksanaan kegiatan kami lampirkan Lembar Kerja Siswa beserta dokumentasinya.

B.  Kegiatan Pengembangan Kurikulum Kelas 2

  • Jumlah siswa kelas 2 ada 65 siswa
  • Guru pendamping berjumlah 4 guru.
  • Tujuan pelaksanaan :   Kebun Binatang di Jl. Setail Surabaya
  • Pelaksanaan  :  Selasa, 18 Oktober 2011
  • Pelaksaan sesuai pelajaran IPA tentang MAKHLUK HIDUP
  • Kegiatan yang dilaksanakan antara lain  :
  1. Pengarahan dari guru, kemudian, dilanjutkan mengajak anak-anak berkeliling dan menuju wahana satwa unggas dan lain sebagainya.
  2. Siswa menonton sirkus yang diadakan oleh pihak kebun binatang.
  3. Sebagai bukti pelaksanaan kegiatan kami lampirkan laporan siswa dan dokumentasinya.

C.  Kegiatan Pengembangan Kurikulum Kelas 3

  • Jumlah siswa kelas 3 ada 58 siswa.
  • Guru pendamping berjumlah 4 guru.
  • Tujuan pelaksanaan :   Bonet dan Gramedia di Jl. Basuki Rakmat Surabaya
  • Pelaksanaan  :  Rabu, 19 Oktober 2011
  • Pelaksaan sesuai pelajaran IPS tentang JUAL BELI
  • Kegiatan yang dilaksanakan antara lain  :
  1. Pengarahaan dari guru, kemudian anak-anak diberi kesempatan untuk berbelanja. Selesai berbelanja murid-murid antri untuk membayar di kasa.
  2. Kegiatan berikutnya dilanjutkan ke Toko Buku Gramedia Expo. Di sana, anak – anak juga belajar cara bertransaksi secara langsung.

Sebagai bukti pelaksanaan kegiatan, kami lampirkan hasil laporan siswa.

  • Kegiatan Pengembangan Kurikulum Kelas 4
  • Jumlah siswa kelas 4 ada 61 siswa.
  • Guru pendamping berjumlah 4 guru.
  • Tujuan pelaksanaan : Planetarium Komplek TNI – AL Morokrembangan
  • Pelaksanaan  :  Kamis, 20 Oktober 2011
  • Pelaksaan sesuai pelajaran IPA tentang BENDA – BENDA LANGIT
  • Kegiatan yang dilaksanakan antara lain  :
  1. Siswa-siswi berkeliling di lokasi planetarium Morokrembangan,
  2. Mendengar penjelasan dari pemandu Planetraium, mencatat dan menuliskan benda – benda yang diamati.
  3. Menjawab pertanyaan yang di tulis di lembar kerja yang sebelumnya sudah disiapkan oleh guru untuk dipakai sebagai data dalam pengerjaan laporan pengembangan kurikulum kelas 4.
  4. Membuat laporan hasil kunjungan di Planetarium Morokrembangan.
  5. Sebagai bukti pelaksanaan kegiatan, kami lampirkan hasil kegiatan siswa dan dokumentasinya.

D. Kegiatan Pengembangan Kurikulum Kelas 5

  • Jumlah siswa kelas 5 ada 77 siswa.
  • Guru pendamping berjumlah 4 guru + Kepala Sekolah
  • Tujuan pelaksanaan : Museum Trowulan Mojokerto
  • Pelaksanaan  :  Jumat, 21 Oktober 2011
  • Pelaksaan sesuai pelajaran IPS tentang SEJARAH HINDU – BUDDHA
  • Kegiatan yang dilaksanakan antara lain :
  1. Pengarahan dari guru, kemudian, dilanjutkan mendengarkan penjelasan dari pemandu museum Trowulan dan bekeliling mengamati benda – benda museum.
  2. Melanjutkan perjalanan ke Candi Tikus.
  3. Melengkapi dan mengisi lembar kerja siswa untuk data bagi pembuatan laporan.
  4. Sebagai bukti pelaksanaan kegiatan kami lampirkan laporan siswa dan dokumentasinya.

F. Kegiatan Pengembangan Kurikulum Kelas 6

  • Jumlah siswa kelas 6 ada 86 siswa.
  • Guru pendamping berjumlah 4 guru + Kepala Sekolah.
  • Tujuan pelaksanaan : Kampung Kids Batu – Malang.
  • Pelaksanaan  :  Sabtu, 22 Oktober 2011
  • Pelaksaan sesuai pelajaran IPA tentang PENGOLAHAN LAHAN
  • Kegiatan yang dilaksanakan antara lain  :
  1. Siswa – siswi  diajak melihat dan mengelilingi lokasi Kampung Kids di kota Batu – Malang. Mereka mengamati sambil mencatat jenis-jenis binatang yang dijumpai. Siswa-siswi juga mengerjakan lembar kerja yang telah disiapkan oleh guru.
  2. Siswa – siswi membuat laporan hasil kunjungan Kampung Kids di kota Batu – Malang, Jawa Timur.
  3. Sebagai bukti pelaksanaan kegiatan, kami lampirkan laporan kegiatan siswa dan dokumentasinya.

2.2.      Mekanisme Program

  • Pengkondisian peserta didik ( siswa – siswi ) yang akan mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum.
  • Setiap peserta ( siswa – siswi ) yang telah melakukan pengembangan kurikulum membuat laporan.
  • Laporan pengembangan kurikulum dikumpulkan satu minggu setelah pelaksanaan pengembangan kurikulum

2.3.      Waktu, Tempat Pelaksanaan

  • Waktu pelaksanaan pada hari Senin – Sabtu, 17 – 22 Oktober 2012
  • Berangkat pukul 07.00 – 12.00 WIB

2.4.      Anggaran Dana

Berdasarkan Hasil Rapat Kerja Kepala Sekolah di Yayasan Yohanes Gabriel Perwakilan II Surabaya, segala dana selama 1 tahun ditetapkan berasal dari Yayasan Yohanes Gabriel Perwakilan 2 dan Dana BOPDA sebagai berikut  :

  1. BIS DALAM KOTA DAN LUAR KOTA
    1. 3 Bus besar isi 59 ( dalam kota ) untuk kegiatan kelas 1 – 3 dengan perincian 3 x Rp 1.200.000                           =          Rp       3.600.000

b.      3 Bus besar isi 59 ( luar kota ) untuk kegiatan kelas 5 + 6  dengan perincian               3 x Rp 2.000.000                                            =          Rp       6.000.000

c.      2 Bus kecil isi 28 ( dalam kota ) untuk kegiatan kelas 4  dengan perincian                   2 x Rp  900.000                                                           =          Rp       1.800.000

d.      1 Bus kecil isi 28 ( luar kota ) untuk kegiatan kelas 5  dengan perincian                      1 x Rp 1.500.000                                            =          Rp       1.500.000

2.         TIP SOPIR     9 x Rp  25.000                                     =          Rp           225.000

3.         TIP KERNET    9 x Rp 15.000                                  =          Rp           135.000

4.         KARCIS MASUK

a.      Kelas 2  :   Rp 15.000  x   69 siswa + guru        =          Rp       1.035.000

b.      Kelas 4  :   Rp 10.000  x   65 siswa + guru        =          Rp           650.000

c.      Kelas 5  :   Rp 10.000  x   82 siswa + guru        =          Rp           820.000

d.      Kelas 6  :   Rp 75.000  x   91 siswa + guru        =          Rp       6.825.000

5.         DOKUMENTASI                                                      =          Rp             50.000

6.         ADMINISTRASI                                                       =          Rp           100.000

7.         PARKIR                                                                     =          Rp           150.000

Rp      22.890.000

2.5.      Susunan Panitia Pengembangan Kurikulum 

1.   PELINDUNG                  :     KETUA YAYASAN YOHANES GABRIEL                                                               PERWAKILAN 2

2.   PENASEHAT                  :     KEPALA SEKOLAH SDK SANTA THERESIA 2

VERONICA SRIDARMAFTI, S.Pd

3.   KETUA                            :     MATHEUS  INNUGROHO SUHARWANTO, S.Pd

4.   SEKRETARIS                 :     VINSENTIA ASRI, S.Si

5.   BENDAHARA                :     M.C. POPI SUHARTATI

6.   DOKUMENTASI            :     ANDRE ANDRI, S.Pd

7.   HUMAS                           :     TOTOK SUDARMANTO, JERRLYNA, INDRIATI

8.   PENANGGUNGJAWAB KELAS 1      :        SUMIATI AGUSTINE, Am.Pd

9.   PENANGGUNGJAWAB KELAS 2      :        M.C. POPI SUHARTATIK, S.Psi

10. PENANGGUNGJAWAB KELAS 3      :        TOTOK SUDARIYANTO, Am.Pd

11. PENANGGUNGJAWAB KELAS 4      :        MATHEUS INNUGROHO S, S.Pd

12. PENANGGUNGJAWAB KELAS 5      :        DRA. ANNA NUGRAHENI

13.PENANGGUNGJAWAB KELAS 6       :        YULI S

BAB III

PENUTUP

Demikian Laporan Pengembangan Kurikulum ini kami buat semoga dapat menambah wawasan buat anak didik kami dan semakin membuat SDK Santa Theresia 2 semakin tambah maju serta dapat mencetak siswa – siswi yang berprestasi.

Apabila dalam pembuatan Laporan Pengembangan Kurikulum ini terdapat kesalahan penyusunan ada / terdapat kata – kata maka kami mohon maaf yang sebesar – besarnya. Penulis mohon kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kebaikan penyusunan laporan ke depan.

Surabaya , 31 Oktober 2011

            Mengetahui

         Kepala Sekolah                                          Koord. Peng. Kurikulum


 

Veronica Sridarmafti, S.Pd                      Matheus Innugroho S, S.Pd